Laman

Menikmati Indahnya Pantai Matras

Pantai Matras terletak di Kabupaten Sungai Liat, Bangka Belitung.

Puncak Tertinggi Provinsi Sumatera Selatan

Gunung Dempo berada di Kota Pagaralam dan berketinggian 3183 mdpl.

Gravity Suku Anak Dalam

Jejak di Provinsi Jambi: Gravity Suku Anak Dalam (SAD) di Thehok, Jambi.

Berkunjung ke Rumah Baca Pustaka 2, Payakumbuh

Rumah Baca Pustaka 2, Payakumbuh-Sumbar didirikan oleh Uda Agus dan Uni Linda.

Lelaki Penyuka Koran

Setiap pagi, Lelaki ini gemar ke kios-kios koran dan berpura-pura membaca.

Rupa Cughup Besemah

Cughup (air terjun) Besemah terletak di antara Lahat-Pagaralam, Sumsel. Untuk mencapai ke sana, mesti jalan kaki hingga 1 jam perjalanan.

Berwisata Candi Prambanan

Candi Prambanan terkenal di telinga masyarakat lewat kisah Loro Jongrangnya.

Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

Jumat, 15 Januari 2016

Narasi Perjalanan, Kepiluan Pendidikan, dan Buku Kemanusiaan



(Bukti publikasi di Radar Mojokerto, 10 Januari 2016)
 
Kisah perjalanan melintasi bermacam samudera, mendaki belasan gunung, atau menikmati keteduhan para sawah dan kengerian tak terduga pelbagai tanah nusantara, berada pada bab terpenting bagi setiap orang. Narasi kisah perjalanan ini dapat menenggelamkan diri pada nuansa membahagiakan, mengesankan, dan menenggelamkan kesedihan yang hendaknya diketahui oleh seminimal orang-orang sekitar.

Jumat, 18 Desember 2015

Esai "Perpustakaan Berinternet dan Ratapan Buku"





Ilustrasi buku dan eletronik, laptop

Di dalam kisah, perpustakaan memiliki keharmonisan bersama buku. Reot, mewah, atau bertingkatnya bangunan perpustakaan, akan wagu bila tak ditemui para buku. Bermacam tema, sasaran pembaca, dan tahun kelahiran buku mengisi rak-rak yang tatanannya memuat historis dan keserasian di mata penggagas perpustakaan. Buku menjadi tamu kehormatan berderajat tinggi dan berlimpah keistimewaan, tak kalah dengan barang-barang yang terpampang di supermarket, mall, atau toko tak bermerek sekalipun.

Rabu, 01 Januari 2014

Ramadhan : Managemen Waktu Menulis

Bulan ramadhan merupakan bulan yang paling ditunggu-tunggu sebab berkah yang terkandung didalamnya. Segala macam perbuatan yang bernilai ibadah dilipatgandakan pahalanya. Pun dalam hal menulis yang mengandung nilai positif dari karya yang dibuat, maksudnya dalam sebuah karya memberikan kemanfaatan (pencerahan) bagi pembaca sehingga menjadi pelecut tersendiri bagi pembaca untuk memperbaiki diri. “Manusia yang paling dicintai di sisi Allah adalah yang banyak memberikan kemanfaatan bagi orang lain” (HR. Thabrani). Selain itu juga memberi manfaat pada diri sendiri, seperti yang dikatakan Khalifah Ali bin Abi Thalib bahwa “Setiap penulis akan mati. Hanya karyalah yang abadi. Maka tulislah sesuatu yang membahagiakan dirimu di akhirat nanti”.

Selasa, 25 Juni 2013

Mahakarya Mahasiswa Pendidikan Matematika Universitas Sriwijaya


            Tingkat kreatifitas memang tiada batasnya. Hal ini terbukti dari puluhan mahasiswa pendidikan matematika Universitas Sriwijaya (Unsri) yang berhasil membuat buku kumpulan puisi, cerpen, dan komik matematika. Tanpa membatasi ruang yang sedang diarungi dan kekreatifitasan yang seharusnya dimiliki semua mahasiswa, mereka berhasil menggabungkan itu semua ke dalam sebuah tulisan.
Mahasiswa yang hampir sebagian besar tergabung dalam Forum Lingkar Pena (FLP) Ogan Ilir ini dan Komunitas Sastra Unsri ini berhasil menggungkapkan keindahan matematika dengan tulisan dan lukisan. Tentu bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan, akan tetapi dengan keinginan yang keras dan melahirkan pandangan berbeda mengenai matematika maka ini merupakan kewajiban. Sehingga menjadi pelecut tersendiri untuk memberikan yang terbaik.

Ketika Mahasiswa Tampil di Media


Dewasa ini, mahasiswa semakin giat meningkatkan keterampilannya dalam segala bidang. Ini merupakan kabar gembira bagi seluruh institusi pendidikan. Geliat itu mulai tampak dari semakin banyaknya minta mahasiswa yang mengikuti berbagai bidang keterampilan. Namun yang sangat menonjol akhir-akhir ini berada pada bidang menulis.

Kegiatan menulis memang tiada seorang pun yang mampu luput darinya. Sejak pendidikan dasar bahkan sudah dituntut untuk melakukan keterampilan tersebut. Kemutlakan tersebut menjadi landasan awal untuk meningkatkan daya kreatifitasnya dalam sisi menulis tertentu. Baik bersifat fiksi maupun non fiksi (ilmiah).

Pada bidang ilmiah, Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) yang diselenggarakan Direktorat Jendral Dikti, minat mahasiswa mengikuti kegiatan tersebut terus meningkat. Di Universitas Sriwijaya misalnya, setelah pada tahun 2011 yang mengikuti program ini tidak mencapai 40 proposal, namun pada tahun 2012 mengalami peningkatan yang significant. Tercatat lebih dari 100 proposal yang diajukan oleh mahasiswa.

Sabtu, 22 Juni 2013

Menulis, Budaya Terlupakan oleh Mahasiswa

Oleh :  Wahyu Wibowo

          Hakikatnya dalam hidup ini tak pernah terlepas dari kegiatan menulis. Terbukti sejak menempuh pendidikan dasar, menulis adalah kewajiban yang mutlak. Bukan sekedar kewajiban, melainkan jembatan untuk menuju penempatan wawasan yang didapatkan selama perjalanan hidup. Hal ini didasari oleh ketakmampuan memori pikiran untuk menyimpan semua apa yang dijumpai dalam waktu yang singkat.

          Dari kesekian rutinitas kegiatan menulis sejak pendidikan dasar, hanya sebagian saja yang menulis berbentuk cerpen, artikel, atau karya tulis lainnya. Ini pun dilakukan semata untuk meluapkan rasa yang sedang dialami. Padahal jikalau rutinitas ini dilakukan dengan pemahaman lebih mengenai posisi atau bentuknya, maka akan melahirkan keterampilan diri dan pengembangan potensi diri.

          Ternyata paradigma sebagai siswa masih diadposi ketika status menyatakan mahasiswa.  Padahal di bangku perkuliahan, berdasarkan filosofisnya menuntut perkembangan keterampilan menulis. Banyak hal kegiatan mahasiswa berhubungan dengan menulis. Proposal, makalah, dan skripsi misalnya. Bahkan setiap tahun Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) menyelenggarakan Program Keterampilan Mahasiswa  (PKM).

Lingkar Apresiasi Terhadap Mahasiswa

Oleh : Wahyu Wibowo

Hakikatnya status sebagai mahasiswa sangat menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat yang berada di daerah terisolir dan daerah yang jauh dari lingkup perkotaan, terlagi tercatat sebagai mahasiswa di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang terbaik di negeri ini.

Kebanggaan yang bukan tanpa landasan melainkan dengan daya tarik dan memberikan energi positif terhadap masyarakat (pemuda) di daerah itu sendiri untuk menjadikan panutan dan terus melangkah meraih mimpi yang diidamkan. Terbukti setiap masa liburan tiba, masyarakat menyambut baik dan mengagungkan mahasiswa tersebut. Bahkan mahasiswa dianggap memiliki kemampuan serba bisa, sehingga pada kegiatan yang ada di daerah tersebut dilimpahserahkan kepada mahasiswa.

Di Indonesia, setiap tahun tak kurang dari seratus ribu yang mengubah status dari pelajar menjadi mahasiswa. Tentu bukan angka yang kecil bagi suatu Negara, tetapi kenyataan yang ada pada pelajar Indonesia yang tidak dapat melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi jauh lebih besar dibandingkan pelajar yang berkesempatan untuk melanjutkan di Perguruan Tinggi. Padahal pendidikan merupakan faktor utama dalam memajukan bangsa. Bagaimana tidak, melalui jalur pendidikan segala aspek dapat berkembang. Menurut hemat penulis bahwa melalui pendidikan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) disegala bidang akan tercapai. Sehingga pendidikan dapat dikatakan sebagai pilar utama dalam pembangunan bangsa yang kaya ini.