Bismillahirrahmaanirrohiim...
Kali ini aku akan menceritakan
sedikit kisah mengenai perjalanan “Akademik” yang mesti kujalani dalam
kehidupan kampus ini. Ada hal paling mengesankan saat aku melakukan
pembelajaran mengajar di SMAN 1 Indralaya Selatan (Intan) yang disebut P4 atau
bahasa umumnya PPL. Hal yang menarik hati untuk kemudian selalu diselami dan
semayami dalam hati, yaitu berani mencoba dan kerja keras yang disertai
persiapan yang mateng. Begitulah orang
menyebutnya.
Dua minggu sebelum perpisahan,
aku mengusulkan dengan diadakannya Pensi (Pentas Seni) yang aktor utama dalam
kegiatan ini semua mahasiswa P4 dan juga siswa. Hanya ada beberapa awalnya yang
menyetujui ideku ini, terlagi ketika aku menyebut “Teatrikal” di salah satu
runtutan agendanya. Entah itu termasuk Teatrikal ataupun apa, yang jelas aku
baru pertama mendengar kata itu ketika hendak “Pergelaran Malam Budaya” di Forum
Indonesia Muda atau yang tak asing dikenal dengan FIM15, sehingga aku pula
ingin mencobanya kembali di SMA itu bersama teman-teman yang lain.
Melalui prosesi diskusi
panjang, akhirnya teman-teman menerima ide yang jika dipikir “Gila” ini. Bagaimana
tidak, aku baru sekali mendengar nama “Teatrikal”, dan sepintas juga aku
mengusulkan untuk dilakukan oleh kami semua.