Bismillahirrahmaanirrohiim...
Alhamdulillah, hingga detik
ini kesempatan menghirup udara sejuk bertautkan nafas kehidupan masih diberikan
kepadaku. Entah sampai kapan kesempatan ini serta merta didapati, terjelas
bagiku mencoba mensyukuri apa yang sudah diberikan dengan sebaik mungkin.
Teramat jelas jika melihat dari segala perihal yang telah dilalui selama ini,
masih menggambarkan bahwa seperti angin yang kehilangan arah. Ya, meskipun
tidak terlihat jelas oleh siapapun kecuali aku dan Penciptaku.
Setelah seharian pun melewati
hari demi hari hanya melihat, mendengar, dan membaca kisah yang secara langsung
ataupun tidak langsung selalu menyentuh sisi hati. Melalui kisah yang
dituturkan lewat bibir, melalui kisah yang digoreskan pena, atau perilaku yang
mencerminkan suatu kepribadian dan totalitas yang sungguh seharusnya dicontoh.
Kata demi kata rasanya terus mengalir dari sisi manapun, terlagi dari sebuah
goreskan pena yang tak henti ditebar hingga untuk kesekian kalinya pun kisah
itu dapat dibaca secara terus menerus.
Terlepas dari kemanjaan diri
yang selalu melihat sisi kebaikan orang lain melalui ruang manapun, yang
akhirnya sedikit banyaknya memberikan dampak positif untuk mengarah ke arah
kebaikan pula. Walaupun seiring berjalannya waktu, peralihan hati kerap kali
terjadi. Jikalau pada masa lain berkesempatan mendapati hal-hal yang bisa
dibilang serupa, tentunya akan memberikan pengertian kembali mengenai sisi yang
harus ditempuh. Akhirnya, kesempatan yang aku sendiri tidak mengetahui sampai
kapan perjanjian yang telah kusepakati sebelum ke dunia ini, akan diupayakan
menebar manfaat bagi orang lain, seperti apa yang sudah kudapati (meski tak
begitu memahami) selama ini.